Tips Membangun Rumah di Kawasan yang Rawan Banjir

Rumah Halal Nusantara – Membangun rumah di lahan yang rentan banjir dapat menjadi tantangan. Bukan hanya seharusnya memikirkan struktur bangunan, Ayah dan Bunda dituntut untuk memilih material yang cocok supaya tidak gampang kena banjir. Arsitek Julien Owen mengatakan, kalau berdaya upaya untuk membangun sendiri rumah di tempat area banjir, karenanya semenjak permulaan risikonya seharusnya dikenal. Ini dapat menjadi persoalan yang memengaruhi perencanaan dan pertimbangan kegagalan.

Kalau mendapatkan rumah di area banjir, ada dua langkah untuk menyelesaikan. Pertama, mencari metode untuk mencegah air masuk rumah. Kedua, meminimalkan kerusakan yang terjadi kalau kebanjiran. \”Para spesialis menyebutnya bendung air dan langkah-langkah yang diambil diketahui dengan taktik mengeluarkan dan memasukkan air,\” ujar Owen.

1. Ketinggian (Elevation)

Metode paling pas untuk membangun rumah bendung banjir ialah membangun di atas ketinggian air banjir. Semisal ialah rumah pentas tradisional.

Bunda dapat bangun rumah dengan platform yang ditinggikan seperti rumah pantai dengan beton. Sedangkan demikian itu, umumnya daerah parkir di bawah rumah seharusnya dikorbankan kalau terjadi banjir.

2. Dinding bendung air

Teknik biasa untuk melindungi rumah dari air banjir ialah membangun dinding yang kokoh dan bendung air. Dinding perimeter dengan pagar bendung air dapat menjadi ide. Kita juga dapat membikin tanggul kecil dengan dinding dalam lanskap, lalu menjaga air menjauhi bangunan, atau memperbolehkan banjir terfokus di taman untuk melindungi rumah.

3. Dry floodproofing


JIka air banjir menempuh dinding rumah, kita sebaiknya membikin yang bendung dan kedap air. Semisal, untuk pintu dan jendela yang bendung banjir. Batu bata yang diberikan lubang untuk peredaran dapat dinaikkan. Menerapkan cara dry floodproofing adalah mencegah air masuk ke struktur bangunan.

4. Wet floodproofing

Ketimbang menjaga air keluar bangunan, kita dapat menerapkan pendekatan pilihan dengan memperbolehkan air masuk tetapi meminimalkan kerusakan, adalah dengan cara wet floodproofing. Semisal menerapkan lantai kokoh, menjaga saluran listrik di dinding, dan pastikan tiap furnitur gampang dipindahkan dan terbuat dari bahan yang aman kalau terendam.

Wet floodproofing ialah cara desain yang memungkinkan air bergerak ke bawah rumah (seperti ruang bawah tanah). Metode ini dapat diterapkan untuk rumah yang dibangun di lahan rentan banjir yang tak dihuni dalam waktu lama.

5. Bahan yang sesuai

Sebaiknya hindari penerapan bahan seperti kayu sebab akan berair dan gampang rusak ketika berair. Jangan pakai jendela dan pintu dari kayu, Bun. Lantai dapat diciptakan dari tipe yang tertutup, artinya tak akan meresap air. Lantai beton dapat jadi alternatif terbaik untuk menghindari persoalan banjir.

Hubungi CS kami untuk info rumah di sidoarjo dan sekitarnya 

Untuk info lengkap perumahan syariah silahkan bisa hub CS kami
–  0822-5722-6872 atau 0812-3000-1704
Atau untuk WA klik tombol dibawah

Tips Membangun Rumah di Kawasan yang Rawan Banjir,Tips Membangun Rumah,Tips Rumah di Kawasan yang Rawan Banjir,rumah rentan banjir,cari rumah anti banjir,cari rumah anti banjir,tips bangun rumah rentan banjir,bangun rumah lokasi rawan banjir indonesia,bangun rumah lokasi rawan banjir hari ini,bangun rumah lokasi rawan banjir terdekat,cara bangun rumah murah dan cepat,cara cepat membangun rumah,cara cepat bangun rumah,



rumah-2-lantai


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *