Ustadz Rosyid Aziz, Guru Besar Property Syariah Indonesia

Rumah Halal Nusantara – Tetap konsisten dan luar biasa, itulah kalimat yang cocok| disematkan terhadap sosok pria yang akrab di sapa dengan sapaan Ustadz Rosyid itu. Berpegang teguh untuk terus memberikan edukasi-edukasi seputar konsep bisnis Property Syariah yang Real tanpa Bank dan menggerus praktek-praktek ribawi dalam jual beli unit lahan kavling dan rumah mengukir namanya sebagai guru besar Property Syariah di Indonesia dan Pendiri dari kelompok sosial Developer Property Syariah atau DPS.

Sekarang ini DPS mempunyai 500 lebih project Property Syariah yang ada dari Sabang hingga Merauke dan lebih dari 2.000 member anggotanya di seluruh Indonesia. Dibawah arahan, ilmu dan edukasi dari Ustadz Rosyid, segala penggunaan aspek ilmu management Property Syariah yang bagus dan benar bisa terus berjalan serta membikin mulus perjalanan project hingga serah terima terhadap para konsumen.

Berikut petikan wawancara Eksklusif kami dengan Ustadz Rosyid Aziz, Guru Besar Property Syariah di Indonesia dan Pendiri Kelompok| Developer Property Syariah atau DPS :

*1. Apa yang membikin Anda tak lelah dalam berjuang di ranah bisnis Property Syariah ???…*

Jawaban :

√ Tujuan akhir kita sebagai seorang muslim yaitu akhirat, konsep bisnis Property Syariah merujuk terhadap konsep pahala yang akan terus mengalir. Visioner untuk gapai kesuksesan yang hakiki di dunia dan kesuksesan di akhirat. Seandainya ada seseorang yang hijrah meninggalkan sesuatu sebab Allah, karenanya peran serta kita yang mengajaknya terhadap jalan kebaikan tersebutlah yang memunculkan pahala yang terus menerus mengalir. Developer Property Syariah menjadikan wilayah yang didalamnya ada mesjid, surau, aktivitas kajian agama yang berjalan. Aktivitas ketakwaan itulah modal kebarokahan kita dunia dan akhirat, In Syaa Allah.

*2. Masyarakat Indonesia telah lama mengetahui cara pembelian rumah lewat fasilitas dari per-bank-kan yang ada, apa yang membedakan konsep Property Syariah ini sebenarnya ???…*

Jawaban :

√ Hal pembeda yang utama ialah konsep kepemilikan yang ditawarkan konsep Property Syariah. Indonesia adalah negara yang mayoritas 85 persen penduduknya beragama Islam, Namun masih amat di sayangkan, banyak masyarakat muslim Indonesia yang masih membeli rumah dengan melanggar syariat agama dengan ada nya praktek ribawi dalam kepemilikannya. Dengan konsep yang diusung oleh Property Syariah akan memberikan sesuatu yang berbeda dan menjadi pembeda. Barokah terhadap pembeli dengan cara kerja tanpa praktek ribawi dan barokah selamat untuk pengusaha atau developernya itu sendiri dengan merasakan harta yang halal tanpa riba. Hakekatnya Property Syariah itu menguatkan Fitroh Manusia, memuaskan logika dan menentramkan hati.

3. Semenjak kapan dan apa yang mewujudkan anda untuk terjun ke bisnis Property Syariah ???…*

Jawaban :

√ Sebetulnya dakwah terhadap pengusaha-pengusaha muslim telah dijalankan semenjak jangka waktu tahun 2005 hingga 2011 lalu. Konsep bisnis Property Syariah dibentuk semenjak tahun 2012, walau lebih biasa| semenjak tahun 90an semasa pengajaran di pesantren, aku telah mengetahui konsep bisnis Syariah. Pada tahun 2012 itulah konsep bisnis Property Syariah pertama kali aku jalankan sendiri dan mewujudkan kesuksesan. Pada tahun 2013 baru aku coba berikan konsep bisnis Property Syariah ini kepada umum. Hingga dengan tahun 2020 ini telah tujuh tahun aku bersama keluarga besar pejuang di DPS memberikan edukasi lewat camp Property Syariah, kelas-kelas mentoring dan aktivitas| lainnya. Telah genap tujuh tahun dengan capaian yang dahsyat.

*4. Bagaimana Anda menyusun dan membikin kokoh Kelompok Developer Property Syariah atau DPS ???…*

Jawaban :

√ Ada tiga dorongan yang diberikan, tiga dorongan ini sebetulnya merupakan hal-hal yang kita perjuangkan dalam hidup kita,

Pertama

Dorongan Materi ( Al-Quwwah Al-Madiyyah), ialah dorongan menyemangati manusia lewat harta, keuntungan, materi, bonus, atau apa saja yang membawa kebahagian. Dorongan ini benar-benar ampuh kalau capaian dari sasaran bisa kita penuhi.

Kedua

Dorongan Emosional ( Al-Quwwah Al-Ma’nawiyah ), adalah dorongan yang lebih tepat sasaran dari dorongan materi, dorongan emosional, mengangkat pujian, bergengsi dan prestige. Alasan untuk terus berubah dan bertingkah. Stigma yang tercipta bahwa bisnis Property itu Keren.

Ketiga

Dorongan Spiritual ( Al-Quwwah Ar-Ruhiyyah ), adalah dorongan untuk menerima pahala. Semangat ini lebih kuat bertahan lama dan bersifat bentang panjang. Orang yang membeli Property Syariah akan mengalirkan pahala untuk developernya dengan aktifitas ketakwaan yang dijalankan di project-project yang kita ciptakan.

Tahapan semangat permanen untuk seluruh keluarga besar Developer Property Syariah atau DPS.

*5. Pengontrolan apa yang seharusnya dijalankan saat kita berniat untuk membikin project Property Syariah ???…*

Jawaban :

√ Ada tiga hal yang perlu benar – benar dilihat, diantaranya :

Pertama

Lengkapi ilmu yang cukup, sebab dengan seketika nyemplung saja dengan berbekal cuma motivasi saja sangatlah membahayakan.

Kedua

Belajar Teknis Management, termasuk metode-metode| yang umum dijalankan berjenis-jenis Project Property Syariah mulai dari cara kerja akuisisi lahan, pengurusan izin, teknis selling marketing hingga teknis serah terima atau hand over unit.

Ketiga

Umumnya Diri Developer, sebagai Pengusaha atau Developer yang membuka dan membikin project Property Syariah haruslah kuat mengontrol dirinya sendiri. Karenanya banyak yang tak sadar akan hal ini, walhasil project menjadi acak-acakan dan merugikan nama baik Property Syariah itu sendiri.

Pada intinya Syariah bukan cuma sekadar label dan penglaris dagangan saja, namun secara aktual pemakaian kadar-kadar Syariah lah yang perlu kita jaga bersama. Oleh sebab itu Islam mengajari berkolaborasi, bersinergi dan berkelompok. Berjamaah akan lebih kuat, untuk itu DPS hadir menjadi solusi dan perahu besar kita segala dalam melakukan konsep bisnis Property Syariah.

*6. Hal apa yang paling membikin Anda Sampai saat melaksanakan konsep Bisnis Property Syariah ???…*

Jawaban :

√ Ada di peristiwa-peristiwa tertentu, yang paling berbahagia ialah memperhatikan dengan mata kepala sendiri, mereka yang hasilnya menentukan untuk Hijrah ke bisnis Property Syariah yang Real ini. Rata-rata mereka sebelumnya bekerja sebagai pegawai maupun pengusaha yang diselimuti praktek ribawi. Hingga suatu ketika mereka menangis bertobat dengan meninggalkan riba dan masuk dalam dunia bisnis Property Syariah. Mengantarkan orang berhijrah dengan peran serta kita, karenanya berdasarkan} Islam itu Lebih Sukses Dari Dunia dan Isinya.

*7. Kesuksesan itu tidak jalan Sendiri. Sejauh apa peran Keluarga dalam pengorbanan Anda di bisnis Property Syariah ???…*

Jawaban :

√ Mereka merupakan yang Utama. Dorongan Support, Restu dan Doa dari keluarga adalah segalanya. Tanpa mereka aku tak mungkin ada dan hingga di spot ini. Dengan kondisi wabah corona virus sekarang ini, membikin aku jauh lebih banyak waktu untuk mereka. Karenanya dalam satu bulan, keluarga cuma menerima waktu sebagian hari saja bersama aku, dikarenakan padatnya jadwal pengorbanan untuk Ummat lewat bisnis Property Syariah.

*8. Impian apa yang anda miliki untuk konsep bisnis Property Syariah kedepan ???…*

Jawaban :

√ Atas izin Allah Ta’ala, konsep bisnis Property Syariah kelak akan menjadi Pemenang. Mau tidak mau, konsep ini lah yang akan dipakai kita semua pada fase ke lima akhir jaman, itulah janji dari Allah yang Pasti Terjadi dan menjadi visi besar yang saat ini dijalankan oleh DPS. Sistem ekonomi kapitalisme yang saat ini sedang berjalan akan musnah. Property Syariah akan menjadi trend, spirit hijrah akan berkembang. Masuk dalam perjuangan Syariah.

“Bila kalian yakin, jalan yang dilalui ini adalah jalan kebenaran. Jika kalian yakin, jalan yang dilalui ini adalah jalan kebaikan. Maka berlarilah sekuat tenaga, jangan sesekali kalian berdiam apalagi berbalik arah.” pungkas Ustadz Rosyid Aziz, mengambil perkataan dari Imam Syafi’i.

BIODATA

Nama : Rosyid Aziz Muhammad

TTL : Rembang, 29 Nopember 1977

Tempat Tinggal : Vila Indah Pajajaran (VIP), Kota Bogor

Pendidikan :

1. Sarjana IPB Bogor

2. Ma’had Al Azhar, Bogor

3. Madrasah Sholatiyah, Lasem, Jateng

4. Dinar Coach International, Jakarta

5. Panangian School of Property, Jakarta

Keluarga :

1 istri, 6 buah hati

Pengalaman Organisasi :

1. Organisasi Santri Ma’had Al Azhar

2. Badan Kerohanian Islam Mahasiswa, LDK IPB Bogor

3. Senat Mahasiswa (SM) IPB Bogor

4. Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FPIK IPB Bogor

5. MT Al Marjan, FPIK IPB Bogor

6. Ketua Umum Pengurus Pusat Komunitas Pengusaha Rindu Syariah (PRS)

7. Wakil Ketua Saudagar Muslim Nusantara (SMN)

8. Founder {Kelompok|Sosial} Developer Property Syariah (DPS)

9. Ketua Dewan Pembina Asosiasi Developer Properti Syariah (ADPS)

Pengalaman Bisnis :

1. Pernah menjalani 40 {tipe|macam|ragam|variasi} bisnis yang berbeda

2. Direktur Penerbit Media Al Azhar Press Group

3. Direktur Penganalisisan Mengembangkan Pengembangan Ummat (LPPU) Assalam

4. Pimred Majalah Remaja Permata, Majalah Sobat Muda dan Majalah Pengusaha Moslempreneur

5. Komisaris PT Cilap Darmajaya Propertindo, Jakarta

6. Komisaris PT Citra Mahakarya Propertindo, Tangerang

7. Komisaris Kampung Tahfidz Cicalengka, Bandung

8. CEO Developer Property Syariah

9. Mengembangkan ratusan projek Property Syariah Tanpa Bank di 100 kota/kabupaten di semua Indonesia.

Semboyan:

Lahir miskin itu takdir, mati miskin itu {alternatif|opsi}.

Misi Bisnis :

Membumikan Skema Syariah dalam Bisnis dan Meratakannya ke  Penjuru Nusantara.

Untuk informasi mengenai project – project kami, Silahkan klik tautan dibawah ini

Informasi lengkap perumahan syariah, silahkan dapat hub CS kami :

– Ibu Lilik : 0896-1732-219
– Bapak Solikul : 0895-8030-47927
atau WA klik saja

jual rumah syariah, property syariah, kpr syariah, investasi tanah kavling syariah, tanah kavling surabaya, tanah kavling surabaya, investasi property syariah, investasi rumah syariah, investasi kavling syariah, investasi tanah kavling, rumah surabaya

Sumber Tulisan : Bogordaily.net

rumah-2-lantai


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *